Friday, January 15, 2016

Sejarah Organisasi Budi Utomo

loading...

Sebagai salah seorang tokoh cendekiawan yang merasa turut bertanggung jawab atas kebodohan dan keterbelakangan bangsanya, pada tahun 1906 dan 1907 dr. Wahidin Sudirohusodo bersama-sama dengan beberapa siswa STOVIA, diantaranya Soetomo dan Gunawan Mangunkusumo mengadakan perjalanan keliling Pulau Jawa untuk menghimpun dana pendidikan.

Usaha yang dilakukan dr. Wahidin itu mendapatkan simpati yang besar dari semua kalangan. Mereka yang kebetulan memiliki uang dengan sukarela memberikan sumbangannya. Setelah diadakan rapat untuk membicarakan rencana mereka, maka pada tanggal 20 Mei 1908 bertempat di Jalan Abdurrahman Saleh 26 Jakarta, terbentuklah organisasi Budi Utomo dengan ketua utamanya adalah Soetomo.
sejarah Budi Utomo
Kelahiran Budi Utomo menimbulkan berbagai reaksi dari kalangan bangsa Belanda. Ada diantara mereka yang menyebutnya renaissance, yaitu kelahiran kembali budaya asli Jawa. Sebaliknya, bagi kalangan kaum priyai di Jawa Tengah yang telah mapan kehidupannya menolak kelahiran Budi Utomo.
Kaum priyai atau para bupati mendirikan Regenten Bond Setia Mulia (1908) di Semarang. Ini didirikan untuk menghalangi cita-cita organisasi BUdi Utomo yang dinilainya mengganggu kestabilan kedudukan sosial mereka. Namun demikian, ada pula para bupati yang berpandangan progresif yang mendukung organisasi Budi Utomo, yaitu Bupati Karanganyar, Tirto Kusumo.
Perkumpulan Budi Utomo disusun dalam bentuk organisasi moderen, yakni mempunyai pengurus, anggaran dasar, anggaran rumah tangga, dan sebagainya. Hanya mengenai keanggotaan, organisasi hanya menerima anggota dari suku Jawa dan Madura saja. Di kemudian hari, keanggotaan ini terbuka bagi semua suku bangsa lain di Indonesia tanpa mempedulikan tingkat pendidikan, suku, agama dan jenis kelamin.
Tanggal kelahiran Budi Utomo dirayakan sebagai Hari Kebangkitan Nasional sehingga dirayakan seluruh bangsa Indonesia. begitu pula Gedung STOVIA dinyatakan sebagai gedung kebangkitan nasional.
Walaupun tujuan Budi Utomo pada awalnya masih samar-samar yaitu Kemajuan bagi Hindia, tetapi ternyata mampu menarik perhatian masyarakat. Hanya dalam waktu enam bulan berdirinya, jumlah anggota Budi Utomo sudah mencapai ribuan orang dan kantor-kantor cabangnya sudah tersebar di seluruh kota-kota besar di Pulau Jawa.
Untuk mengkonsolidasikan organisasi maka pada tanggal 3-5 Oktober 1908, Budi Utomo menyelenggarakan Kongresnya yang pertama di Yogyakarta. Setelah melalui perdebatan yang sengit, maka tercapailah keputusan sebagai berikut :
a.    Budi Utomo tidak boleh melaksanakan kegiatan politik
b.    Kegiatan utama hanya dalam bidang pendidikan dan kebudayaan
c.    Ruang gerak kegiatan dibatasi hanya pada daerah Jawa dan Madura

loading...
Sejarah Organisasi Budi Utomo Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Chumank Rush